#PENGAIRAN TRADISIONAL

Kami memiliki 292 berita tentang pengairan tradisional

Petani Subak Kembangkan Usaha Kreatif

Pengamat masalah pertanian dari Universitas Udayana, Prof. Dr. Wayan Windia menilai, petani yang terhimpun dalam organisasi ...

"Nyelung" Petani Bayar Kaul Sembahkan Hasil Tani

"Jelung" sebuah tempat yang dibuat sedemikian rupa mirip seperti menara tempat pengusungan jenazah (bade) yang menjulang tinggi, ...

Ratusan Petani di Gianyar Gelar Ritual "nyelung"

Sekitar 600 petani yang tergabung dalam empat organisasi pengairan tradisional atau "subak" di Payangan, Kabupaten Gianyar, ...

Hilangnya Tradisi Kertamasa Dampak Sistemik Subak

Organisasi pengairan tradisional bidang pertanian (subak) di Bali dinilai masih menjadi yang terbaik di antara sistem pertanian ...

Hilangnya Kertamasa Pengaruhi Keberadaan Subak

Pengamat pertanian dari Universitas Udayana (Unud) Denpasar Prof Dr Wayan Windia menilai hilangnya tradisi penanaman padi secara ...

Pakar: Sistem Kertamasa di Bali Memudar

Pakar pertanian dari Universitas Udayana Prof Dr Wayan Windia menilai, sistem kertamasa yakni tradisi petani menanam padi secara ...

Pengamat: Keberadaan Subak Butuh Proses Panjang

Pengamat masalah pertanian dari Universitas Udayana, Prof. Dr. Wayan Windia menilai, keberadaan subak di Bali membutuhkan proses ...

Perlu Aktualisasi Tanam Serempak Dukung Pertanian

Konsep menanam serempak dalam sistem pertanian di Bali merupakan kearifan lokal memiliki nilai luhur yang perlu diaktualisasikan ...

Subak Jadi "Bumper" Kebudayaan Bali

Ketua Pusat Penelitian Subak Universitas Udayana Prof. Dr. Wayan Windia menilai, organisasi pengairan tradisional bidang ...

Subak Permudah Petani Dapatkan Pupuk Bersubsidi

Pengamat pertanian dari Universitas Udayana (Unud) Denpasar, Prof. I Wayan Windia melihat keberadaan organisasi pengairan ...